top of page

Sindrom Eisenmenger Parah

Kelompok

Jantung

Kriteria Klaim

Sindrom Eisenmenger Parah
Sindrom Eisenmenger adalah terjadinya pintasan alur (shunt) jantung yang terbalik akibat hipertensi paru yang disebabkan oleh kelainan jantung.
Semua kriteria berikut harus dipenuhi:
1. Diagnosis tegas dari Sindrom Eisenmenger dikonfirmasi oleh Konsultan Kardiovaskular; dan
2. Terdapat riwayat penyakit jantung shunt kiri ke kanan sebelum tanggal Diagnosis Sindrom Eisenmenger. Diagnosis penyakit jantung shunt kiri ke kanan harus didukung oleh ekokardiogram atau studi bayangan lain yang dapat diandalkan; dan
3. Terdapat bukti dari shunt terbalik (dari shunt kiri-kanan ke shunt kanan-kiri) yang baru terjadi pada tanggal Diagnosis Sindrom Eisenmenger; dan
4. Sindrom Eisenmenger telah berkembang ke tahap yang tidak dapat dipulihkan kembali (irreversible)/permanen dan tidak ada operasi yang tersedia untuk memperbaiki kelainan tersebut; dan
5. Adanya gangguan fisik permanen yang diklasifikasikan sebagai NYHA IV.

Klasifikasi NYHA untuk Gangguan Jantung:
1. Kelas I: Tidak ada batasan aktivitas fisik. Aktivitas fisik biasa tidak menyebabkan kelelahan yang tidak semestinya, dyspnea, atau nyeri angina (angina duduk).
2. Kelas II: Sedikit membatasi aktivitas fisik. Aktivitas fisik biasa menghasilkan gejala.
3. Kelas III: Batasan aktivitas fisik yang ditandai. Nyaman saat istirahat, tetapi aktivitas yang kurang dari biasanya menyebabkan gejala.
4. Kelas IV: Tidak dapat melakukan aktivitas fisik tanpa rasa tidak nyaman. Gejala dapat muncul bahkan saat istirahat.

Previous
Next

Seporette Maxima
2025

bottom of page